Blog Spektakuler

Menuju Kesehatan Spektakuler

Waspadai Penyakit Kutil Kelamin Wanita

Aug 042017

undefined

Salah satu jenis penyakit menular seksual yang umum terjadi yaitu kutil kelamin. Tak hanya pada pria, kutil kelamin wanita sebenarnya lebih banyak terjadi. Penyebab kutil kelamin ini adalah virus bernama human papillomavirus, yang juga merupakan penyebab kanker. Pada wanita, infeksi virus ini juga bisa menjadi penyebab kanker serviks yang berbahaya.

Penyakit karena virus ini memang akan sangat rentan menyerang wanita sebagai penderitanya. Penyebaran virus ini bisa melalui kontak seksual, dan tidak bisa menyebar hanya melalui ciuman, berpelukan, ataupun berbagi pakai barang-barang sehari-hari.

Gejala penderita kutil kelamin wanita yang umum terjadi adalah munculnya kutil seperti daging tumbuh di vulva, dinding vagina, area antara kelamin dan anus, anus, dan juga di leher rahim. Kutil biasanya akan tumbuh seperti kembang kol atau jengger ayam, kecil, namun berkelompok.

Gejala Kutil Kelamin Wanita

Selain akan merasakan tumbuhnya kutil pada area genital, ada gejala lain yang akan dialami wanita yang menderita kutil kelamin yaitu sering buang air kecil, terasa gatal di area dubur, mengalami keputihan abnormal, terjadi pendarahan saat melakukan hubungan seksual, dan terasa gatal di vagina. Gejala-gejala ini memang terlihat umum, sehingga banyak penderita sulit membedakan infeksi kutil kelamin atau infeksi lainnya, apalagi jika kutil yang tumbuh tidak menonjol, atau tidak terlihat.

Komplikasi

Walaupun bukan jenis yang sama dengan jenis virus penyebab kanker serviks, namun wanita harus tetap waspada jika terinfeksi virus HPV ini. Wanita harus menjalani pap smear jika pernah atau sedang mengalami kutil kelamin. Pap smear diperlukan untuk mendeteksiĀ apakah virus HPV penyebab kanker serviks juga menginfeksi Anda.

Selain kanker serviks, virus ini juga bisa menjadi penyebab jenis kanker lainnya, seperti kanker vulva, kanker anus, ataupun kanker mulut dan tenggorokan. Kanker ini memang tidak selalu terjadi, namun sebaiknya segera melakukan antisipasi agar tidak terjadi.

Pada wanita, komplikasi juga mungkin terjadi pada penderita yang sedang hamil. Kadang, kutil kelamin akan menginfeksi jalan lahir, sehingga saat bayi dilahirkan, virus juga bisa menular pada bayi. Selain itu, bila kutil tumbuh di area dinding vagina, maka akan membuat kemampuan jaringan vagina untuk meregang saat proses melahirkan akan menurun.

Pencegahan

Pencegahan dapat dilakukan dengan pemberian vaksin HPV pada wanita. Umumnya vaksin ini akan diberikan sebelum wanita aktif secara seksual, yaitu saat usia 11 atau 12 tahun. Namun jika Anda sudah pernah melakukan hubungan seksual, vaksin ini tetap boleh diberikan sebelum melewati usia maksimal 26 tahun.

Namun vaksin ini akan lebih efektif diberikan saat Anda belum pernah melakukan hubungan seksual. Karena vaksin tidak akan bekerja ketika Anda sudah terinfeksi virus. Jadi vaksin juga tidak akan bisa mencegah terjadinya kutil kelamin atau kanker, bila diberikan setelah seseorang terinfeksi virus HPV.

Jika Anda mengalami gejala kutil kelamin wanita, sebaiknya segera periksakan diri Anda, sehingga Anda bisa mendapatkan diagnosa dengan tepat. Penanganan juga bisa segera diberikan, karena umumnya kemunculan kutil ini akan menimbulkan perasaan tidak nyaman. Penderita juga diharapkan tidak melakukan hubungan seksual terlebih dulu sampai kutil benar-benar hilang, dan Anda dinyatakan sembuh. Karena bila kutil tergesek dan mengalami pendarahan, maka infeksi akan menyebar ke area lain.

Tetap waspada pada kemungkinan komplikasi yang terjadi pada wanita ketika Anda mengalami kutil kelamin. Selain itu lakukan aktivitas seksual yang aman, agar Anda terhindar dari infeksi virus ini.